Quatrain
Quatrain adalah sajak empat seuntai yang setiap baitnya terdiri atas empat buah
kalimat. Quatrain bersajak a-b-a-b, a-a-a-a, atau a-a-b-b.
MENDATANG-DATANG JUA
Mendatang-datang jua
Kenangan lama lampau
Menghilang muncul jua
Yang dulu sinau silau
Membayang rupa jua
Adi kanda lama lalu
Membuat hati jua
Layu lipu rindu-sendu
(A.M. Daeng Myala)
Senin, 21 Oktober 2013
CONTOH SAJAK SEPTIMA
f. Septima
Septima adalah sajak tujuh seuntai yang setiap baitnya terdiri atas tujuh buah
kalimat. Sama halnya dengan sektet, persajakan septima tidak berurutan.
API UNGGUN
Diam tenang kami memandang
Api unggun menyala riang
Menjilat meloncat menari riang
Berkilat-kilat bersinar terang
Nyala api nampaknya curai
Hanya satu cita dicapai
Alam nan tinggi, sunyi, sepi
(Intojo)
Septima adalah sajak tujuh seuntai yang setiap baitnya terdiri atas tujuh buah
kalimat. Sama halnya dengan sektet, persajakan septima tidak berurutan.
API UNGGUN
Diam tenang kami memandang
Api unggun menyala riang
Menjilat meloncat menari riang
Berkilat-kilat bersinar terang
Nyala api nampaknya curai
Hanya satu cita dicapai
Alam nan tinggi, sunyi, sepi
(Intojo)
PENGERTIAN DAN SIRI SIRI MASYARAKAT SOSIOLOGI
Pengertian Masyarakat dan Ciri-ciri Masyarakat
Dalam bahasa Inggris masyarakat adalah society yang pengertiannya
mencakup interaksi sosial, perubahan sosial, dan rasa kebersamaan.
Istilah masyarakat disebut pula sistem sosial. Untuk pemahaman lebih
luas tentang pengertian masyarakat sebaiknya kita kemukakan beberapa
definisi masyarakat sebagai berikut.
D. MASYARAKAT SEBAGAI SISTEM SOSIAL YANG
DINAMIS
Gunakanlah buku-buku acuan Sosiologi di perpustakaan dan
kerjakan tugas-tugas di bawah ini!
1. Bandingkan perbedaan sumbangan pemikiran Auguste Comte
dengan Karl Marx!
2. Jelaskan sumbangan pemikiran Emile Durkheim dan Max Weber
tentang Sosiologi!
Diskusikan di depan kelas dan kumpulkan hasil diskusi kepada
bapak/ibu guru untuk dinilai!
K ata Kunci
Pada tahun 1839 Auguste Comte menggunakan istilah pertama
kali kata Sosiologi, beliau banyak memberi sumbangan terhadap
kemajuan Sosiologi maka beliau dijuluki Bapak Sosiologi.
Tugas
- J.L. Gilin dan J.P. Gilin
Masyarakat adalah kelompok yang tersebar dengan perasaan persatuan
yang sama.
- Max Weber
Masyarakat adalah suatu struktur atau aksi yang pada pokoknya
ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya.
- Emile Durkheim
Menurut sosiolog ini masyarakat adalah suatu kenyataan objektif
individu-individu yang merupakan anggota-anggotanya.
- Karl Marx
Masyarakat adalah suatu struktur yang menderita ketegangan
organisasi ataupun perkembangan karena adanya pertentangan antara
kelompok-kelompok yang terpecah-pecah secara ekonomis.
- M.J. Herskovits
Masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan
mengikuti suatu cara hidup tertentu.
- Selo Soemardjan
Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan
kebudayaan.
Ciri-ciri suatu masyarakat pada umumnya sebagai berikut.
a. Manusia yang hidup bersama sekurang-kurangnya terdiri atas dua
orang.
b. Bergaul dalam waktu cukup lama. Sebagai akibat hidup bersama itu,
timbul sistem komunikasi dan peraturan-peraturan yang mengatur
hubungan antarmanusia.
c. Sadar bahwa mereka merupakan satu kesatuan.
d. Merupakan suatu sistem hidup bersama. Sistem kehidupan bersama
menimbulkan kebudayaan karena mereka merasa dirinya terkait satu
dengan yang lainnya.
Dalam bahasa Inggris masyarakat adalah society yang pengertiannya
mencakup interaksi sosial, perubahan sosial, dan rasa kebersamaan.
Istilah masyarakat disebut pula sistem sosial. Untuk pemahaman lebih
luas tentang pengertian masyarakat sebaiknya kita kemukakan beberapa
definisi masyarakat sebagai berikut.
D. MASYARAKAT SEBAGAI SISTEM SOSIAL YANG
DINAMIS
Gunakanlah buku-buku acuan Sosiologi di perpustakaan dan
kerjakan tugas-tugas di bawah ini!
1. Bandingkan perbedaan sumbangan pemikiran Auguste Comte
dengan Karl Marx!
2. Jelaskan sumbangan pemikiran Emile Durkheim dan Max Weber
tentang Sosiologi!
Diskusikan di depan kelas dan kumpulkan hasil diskusi kepada
bapak/ibu guru untuk dinilai!
K ata Kunci
Pada tahun 1839 Auguste Comte menggunakan istilah pertama
kali kata Sosiologi, beliau banyak memberi sumbangan terhadap
kemajuan Sosiologi maka beliau dijuluki Bapak Sosiologi.
Tugas
- J.L. Gilin dan J.P. Gilin
Masyarakat adalah kelompok yang tersebar dengan perasaan persatuan
yang sama.
- Max Weber
Masyarakat adalah suatu struktur atau aksi yang pada pokoknya
ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya.
- Emile Durkheim
Menurut sosiolog ini masyarakat adalah suatu kenyataan objektif
individu-individu yang merupakan anggota-anggotanya.
- Karl Marx
Masyarakat adalah suatu struktur yang menderita ketegangan
organisasi ataupun perkembangan karena adanya pertentangan antara
kelompok-kelompok yang terpecah-pecah secara ekonomis.
- M.J. Herskovits
Masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan
mengikuti suatu cara hidup tertentu.
- Selo Soemardjan
Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan
kebudayaan.
Ciri-ciri suatu masyarakat pada umumnya sebagai berikut.
a. Manusia yang hidup bersama sekurang-kurangnya terdiri atas dua
orang.
b. Bergaul dalam waktu cukup lama. Sebagai akibat hidup bersama itu,
timbul sistem komunikasi dan peraturan-peraturan yang mengatur
hubungan antarmanusia.
c. Sadar bahwa mereka merupakan satu kesatuan.
d. Merupakan suatu sistem hidup bersama. Sistem kehidupan bersama
menimbulkan kebudayaan karena mereka merasa dirinya terkait satu
dengan yang lainnya.
. Definisi Sosiologi Definisi-definisi sosiologi itu, antara lain sebagai berikut. a. Roucek dan Warren Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan kelompok-kelompok. b. William F. Orgburn dan Meyer F. Nimkoff Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial. c. J.A.A. Van Doorn dan C.J. Lammers Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil. d. Pitirim A. Sorokin Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hal-hal sebagai berikut. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial. Misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, dan gerak masyarakat dengan politik. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala-gejala nonsosial. Misalnya gejala geografis dan gejala biologis. Ciri-ciri umum daripada semua jenis gejala-gejala sosial. e. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi Sosiologi atau ilmu masyarakat ialah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial.
Rangkuman
Nilai sosial adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal
yang baik dan yang buruk. Nilai sosial merupakan konsep yang abstrak
yang dicita-citakan oleh seluruh masyarakat yang berguna bagi
kehidupan dan dijunjung tinggi.
Tinggi rendahnya nilai sosial dapat diukur dari besar kecilnya daya
guna dan fungsinya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Nilai itu bersifat langgeng dan sulit diganti dengan nilai lain karena
diperoleh melalui proses sosialisasi yang panjang dan mendalam serta
turun-temurun. Setiap manusia membutuhkan nilai-nilai tertentu karena
nilai-nilai sosial memiliki berbagai fungsi. Adapun fungsi nilai sosial
adalah:
a. petunjuk arah untuk bersikap dan bertindak bagi warga negara, seperti
nilai gotong-royong, nilai persatuan dan kesatuan, nilai kejujuran,
keadilan, dan nilai tanggung jawab;
b. sumber motivasi untuk berbuat sesuatu;
c. benteng perlindungan bagi keberadaan suatu bangsa, seperti: nilai Pancasila
telah mampu melindungi bangsa Indonesia dari rongrongan musuh dan
mampu mempererat persatuan bangsa Indonesia.
Norma sosial adalah kebiasaan, tata kelakuan atau adat istiadat yang
berlaku dalam masyarakat. Norma sosial itu mengandung aturan-aturan
dan petunjuk-petunjuk mengenai tata kehidupan, mengenai benar atau
salah, baik atau buruk, pantas atau tidak pantas, dan harus dipatuhi oleh
seluruh warga masyarakat. Jika norma dilanggar, si pelaku akan mendapat
sanksi. Norma itu memiliki kekuatan mengikat, warga harus mematuhi.
Fungsi norma sosial, yaitu:
a. untuk mengatur kehidupan bersama agar tertib dan teratur, misalnya:
norma hukum, norma agama, norma adat istiadat, dan sebagainya;
b. sebagai alat pengendali sosial, misalnya: undang-undang, hukum, dan
adat;
c. untuk menjaga kelestariannya, misalnya: adab, kesusilaan, hukum, dan
adat istiadat;
d. untuk tolok ukur terhadap perbuatan salah atau benar, boleh atau tidak
boleh, sopan atau tidak sopan, misalnya: undang-undang, hukum, dan
agama; dan
e. sebagai pegangan dan pedoman dalam melakukan aktivitas kehidupan
sehari-hari.
Nilai sosial adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal
yang baik dan yang buruk. Nilai sosial merupakan konsep yang abstrak
yang dicita-citakan oleh seluruh masyarakat yang berguna bagi
kehidupan dan dijunjung tinggi.
Tinggi rendahnya nilai sosial dapat diukur dari besar kecilnya daya
guna dan fungsinya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Nilai itu bersifat langgeng dan sulit diganti dengan nilai lain karena
diperoleh melalui proses sosialisasi yang panjang dan mendalam serta
turun-temurun. Setiap manusia membutuhkan nilai-nilai tertentu karena
nilai-nilai sosial memiliki berbagai fungsi. Adapun fungsi nilai sosial
adalah:
a. petunjuk arah untuk bersikap dan bertindak bagi warga negara, seperti
nilai gotong-royong, nilai persatuan dan kesatuan, nilai kejujuran,
keadilan, dan nilai tanggung jawab;
b. sumber motivasi untuk berbuat sesuatu;
c. benteng perlindungan bagi keberadaan suatu bangsa, seperti: nilai Pancasila
telah mampu melindungi bangsa Indonesia dari rongrongan musuh dan
mampu mempererat persatuan bangsa Indonesia.
Norma sosial adalah kebiasaan, tata kelakuan atau adat istiadat yang
berlaku dalam masyarakat. Norma sosial itu mengandung aturan-aturan
dan petunjuk-petunjuk mengenai tata kehidupan, mengenai benar atau
salah, baik atau buruk, pantas atau tidak pantas, dan harus dipatuhi oleh
seluruh warga masyarakat. Jika norma dilanggar, si pelaku akan mendapat
sanksi. Norma itu memiliki kekuatan mengikat, warga harus mematuhi.
Fungsi norma sosial, yaitu:
a. untuk mengatur kehidupan bersama agar tertib dan teratur, misalnya:
norma hukum, norma agama, norma adat istiadat, dan sebagainya;
b. sebagai alat pengendali sosial, misalnya: undang-undang, hukum, dan
adat;
c. untuk menjaga kelestariannya, misalnya: adab, kesusilaan, hukum, dan
adat istiadat;
d. untuk tolok ukur terhadap perbuatan salah atau benar, boleh atau tidak
boleh, sopan atau tidak sopan, misalnya: undang-undang, hukum, dan
agama; dan
e. sebagai pegangan dan pedoman dalam melakukan aktivitas kehidupan
sehari-hari.
DEFINISI SOSIOLOGI MENURUT PARA AHLI
. Definisi Sosiologi
Definisi-definisi sosiologi itu, antara lain sebagai berikut.
a. Roucek dan Warren
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia
dengan kelompok-kelompok.
b. William F. Orgburn dan Meyer F. Nimkoff
Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial
dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.
c. J.A.A. Van Doorn dan C.J. Lammers
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan
proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.
d. Pitirim A. Sorokin
Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hal-hal sebagai
berikut.
Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala
sosial. Misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan
moral, hukum dengan ekonomi, dan gerak masyarakat dengan politik.
Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan
gejala-gejala nonsosial. Misalnya gejala geografis dan gejala biologis.
Ciri-ciri umum daripada semua jenis gejala-gejala sosial.
e. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Sosiologi atau ilmu masyarakat ialah ilmu yang mempelajari struktur
sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial.
Definisi-definisi sosiologi itu, antara lain sebagai berikut.
a. Roucek dan Warren
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia
dengan kelompok-kelompok.
b. William F. Orgburn dan Meyer F. Nimkoff
Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial
dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.
c. J.A.A. Van Doorn dan C.J. Lammers
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan
proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.
d. Pitirim A. Sorokin
Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hal-hal sebagai
berikut.
Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala
sosial. Misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan
moral, hukum dengan ekonomi, dan gerak masyarakat dengan politik.
Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan
gejala-gejala nonsosial. Misalnya gejala geografis dan gejala biologis.
Ciri-ciri umum daripada semua jenis gejala-gejala sosial.
e. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Sosiologi atau ilmu masyarakat ialah ilmu yang mempelajari struktur
sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial.
Langganan:
Postingan (Atom)