Kamis, 13 Juni 2013

Pertanyaan :
Selamat pagi dokter, terima kasih sebelumnya. Saya hendak bertanya, karena akhir-akhir ini saya suka merasa seperti kehilangan keseimbangan. Pernah satu kali saya berada di pusat belanja, saya tidak merasa pusing tetapi tidak dapat berjalan lurus bahkan hampir menabrak rak makanan. Saya memang memiliki darah rendah, tapi biasanya kalau darah rendah itu hanya pusing saja dan tidak pernah seperti ini. Apa kiranya sakit yang saya alami ini ya dok? Adakah makanan yang harus dimakan untuk memperbaiki kondisi saya? Sebaiknya saya ke dokter ahli apa? Terima kasih
Paulina, 28 tahun - Mampang Raya

Jawaban :
Hi bu Paulina, semoga ibu sehat selalu dan sedang tidak hilang keseimbangan saat membaca ini. Gejala seperti yang ibu alami secara medis dikenal sebagai vertigo. Istilah vertigo berkaitan dengan sensasi rasa gerak tubuh atau lingkungan sekitar yang dapat disertai dengan gejala gangguan keseimbangan tubuh.

Selain itu Vertigo dapat pula dirasakan seperti pusing berputar, pening serta sempoyongan dengan perasaan melayang atau bahkan merasakan dunia di sekelilingnya seperti sedang berjungkir balik.
Vertigo disebabkan oleh gangguan pada alat keseimbangan di kedua sisi tubuh yang berada di daerah telinga, maupun dapat disebabkan pula oleh adanya ketegangan mental dan psikologis, serta ikut dipengaruhi oleh dunia luar yang bergerak, penglihatan dan susunan saraf autonom.

Terdapat berbagai jenis vertigo dimana setiap jenis vertigo memiliki segi yang khas dan dapat diketahui melalui pemeriksaan. Salah satunya, vertigo dapat dijadikan sebagai indikator kemungkinan gejala stroke. Sehingga untuk dapat mengetahui gejala vertigo lebih dalam dapat pula dilakukan pemeriksaan penunjang radiologi seperti pemindaian otak melalui CT-Scan / MRI.

Untuk vertigo karena indikasi stroke dan hipertensi salah satu anjuran dasar konsumsinya adalah dengan mengurangi takaran garam dalam asupan makanan. Dalam hal ini, sebaiknya ibu melakukan konsultasi serta pemeriksaan lebih lanjut dengan Spesialis saraf. Sehingga dapat diketahui secara spesifik geja serta jenis vertigo yang Ibu alami. Demikian semoga bermanfaat ya bu, terima kasih, salam. (YV)

dr Yovita M, Msc, SpPD

Hati-hati, Penyakit Umum Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Tahukah Anda bahwa penyakit-penyakit yang umum terjadi sehari-hari dan Anda anggap ringan seperti demam dan flu bisa mengakibatkan kematian?
Sebaiknya Anda harus bisa menyadari, bahwa penyakit umum dulunya adalah sebuah penyakit yang berbahaya pada masa lalu, dan karena sekarang telah ada obatnya, penyakit itu menjadi umum bagi kita. Walaupun kini sudah tersedia obatnya, jika tidak ditangani dengan cepat, tetap akan berakibat fatal bahkan bisa menyebabkan kematian.
Hati-hati, Penyakit Umum Juga Bisa Menyebabkan Kematian!
Berikut beberapa penyakit umum yang bisa mengakibatkan kematian seperti yang dilansir dari boldsky.com :

Demam tinggi
Demam tinggi bisa disebabkan segala macam virus. Salah satu demam yang paling berbahaya disebabkan oleh malaria dan jika tidak cepat ditangani akan menyebabkan kematian bagi si penderita. Bahkan virus demam biasa pun jika sampai menyerang otak juga dapat menyebabkan kematian. Itulah sebabnya suhu tubuh perlu dikontrol secara rutin ketika Anda menderita demam, dan segeralah berobat ke dokter.

Keracunan makanan
Di Indonesia sendiri kasus keracunan makanan sudah banyak sepanjang tahun 2013 ini. Keracunan makanan pada dasarnya disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, atau racun dari bahan kimia yang terdapat pada makanan. Keracunan makanan dapat menyebabkan muntah-muntah, badan terasa lemas, dan jika tidak cepat ditangani akan berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian.

Influenza
Saat virus flu menyerang paru-paru Anda maka akan disebut influenza. Pada stadium akhir, paru-paru Anda akan terisi dahak yang mengakibatkan batuk. Virus flu bermutasi setiap tahun, dan jika obat yang ada tidak dapat menyembuhkan bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk hingga kematian. Virus flu babi dan flu burung atau H1N1 dan H5N1 adalah beberapa virus influenza mematikan yang nyata terjadi saat ini.

Diabetes
Diabetes adalah salah satu penyakit yang paling serius di abad ini. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak pun tak luput dari penyakit diabetes. Bahkan, jumlah kasusnya di Indonesia naik sampai 500% dalam 3 tahun terakhir. Penyakit ini tidak langsung menyebabkan kematian tapi komplikasi yang dihasilkan dari diabetes bisa menurunkan kualitas hidup seseorang hingga berakhir dengan kematian.

Jaundice (penyakit kuning)
Penyakit kuning adalah penyakit hati dimana bilirubin (senyawa pigmen berwarna kuning) dalam darah Anda meningkat sehingga mengakibatkan nafsu makan berkurang dan menghancurkan sistem pencernaan dalam tubuh. Jika tidak terdeteksi dengan cepat akan mampu membunuh seseorang, walaupun tidak secara tiba-tiba, tapi akan menjadi kematian yang lambat dan menyakitkan.

Typhoid (Demam tifoid)
Typhoid adalah jenis penyakit demam akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh bakteri Salmonella enterica. Typhoid berbeda dengan tifus karena bakteri penyebabnya berbeda. Gejala penyakit typhoid ialah demam tinggi, denyut jantung melemah, sakit kepala, dan badan terasa lemas. Jika typhoid tidak cepat diobati akan berakibat fatal sehingga menyebabkan kematian karena dehidrasi dan keracunan dalam darah yang terjadi sangat cepat.
Ghiboo.com - Kerak telor identik dengan Pekan Raya Jakarta (PRJ). Hampir setiap tahun kerak telor menjadi makanan wajib khas Betawi yang ada di PRJ dalam rangka HUT DKI Jakarta.

Saat ini, kerak telor menjadi makanan langka. Meski merupakan penganan khas Betawi, penjualnya justru kebanyakan berasal dari Sunda, Jawa Barat. Kerak telor memiliki rasa yang gurih.

Nah mau tahu sebarap gurih kerak telor, Anda bisa membuat panganan itu di rumah. Ini kami bagi resep membuatnya:

Bahan:

- 5 butir telur ayam
- 50 gram ebi kualitas baik
- 250 gram beras ketan putih
- 3 sendok makan bawang merah goreng

Bumbu:

- 3 buah cabai merah
- 2 centimeter kencur
- 2 centimeter jahe
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 1/2 sendok teh merica butiran
- 75 gram kelapa, kupas, parut, sangrai

Cara membuat:

1. Pertama rendam beras ketan putih dengan air dingin selama satu malam

2. Rendam ebi dengan air panas lalu tumbuk dan disangrai sampai kering, sisihkan

3. Haluskan semua bumbu yaitu sangrai kelapa, cabai merah, kencur, jahe, merica, garam, dan gula pasir, lalu sisihkan

4. Kocok telur ayam, lalu sisihkan

5. Kemudian panaskan wajan, tuangkan 2 sendok makan ketan sambil ditekan sampai bisa menempel di permukaan wajan dan berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 10 centimeter

6. Kemudian wajan ditutup dan tunggu sampai ketan menjadi matang dan mengering

7. Masukkan 5 sendok makan telur kocok, 1 sendok makan bumbu halus, tambahkan dengan taburan ebi dan bawang merah goreng.

8. Lalu aduk hingga tercampur dengan telur tetapi tidak merusak ketan. Masak kembali hingga permukaannya menjadi kering, kemudian angkat. Setelah diangkat maka taburi ebi, bawang goreng, sedikit bumbu halus dan siap untuk dihidangkan. (Berbagai sumber)

Omelet Jamur untuk Keluarga

Ghiboo.com - Akhir pekan sudah di depan mata, dan keluarga Anda berencana menghabiskan waktu di rumah saja.Biasanya, kalau hanya di rumah, agar tidak bosan banyak makanan yang disajikan. Kenapa tidak Anda coba Omelet Jamur untuk keluarga tercinta. Ini dia resepnya:
Bahan:
- 4 butir telur ayam
- 4 sdm susu segar
- 1/2 sdm saus BBQ
- 1 sdm bawang Bombay cincang
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
- 100 g jamur shiitake segar/jamur kancing segar, iris halus
- 1 sdm mentega
Cara Membuat:
1. Kocok telur bersama susu dan bumbu hingga tercampur rata.
2. Panaskan wajan dadar, lelehkan mentega.
3. Tuangkan sebagian adonan telur ke dalam wajan, ratakan.
4. Taburi irisan jamur segar. Masak hingga matang.
5. Jika suka permukaannya kering. Balikkan omelet dan masak hingga kering atau panggang sebentar dalam oven dengan api atas.
6. Angkat. Kerjakan yang sama dengan sisa bahan.
7. Sajikan hangat dengan saus cabai atau saus tomat botolan sesuai selera.

Upaya Pelestarian dan Rehabilitasi Sungai Musi Guna Penyelamatan dan Keseimbangan Ekosistem Alami

 

               
Sungai Musi merupakan salah satu objek wisata Sumatera Selatan yang terkenal. Banyak orang yang ingin melihat bentuk rupa Sungai Musi. Bahkan bagi yang sudah mengetahuinya, banyak terkesan dengan cerita rakyat mengenai Sungai Musi. Agar Sungai Musi dapat menjadi objek wisata yang terpelihara haruslah dilakukan upaya-upaya untuk melestarikannya.
                Upaya ini ditunjukan oleh pemerintah seperti membuat Undang-Undang (peraturan) untuk perusahaan industri yang membuang limbah kesungai, terlebih bagi warga yang membuang sampah kebantaran sungai. Selain itu penataan bangunan yang didekat sungai sangat berpengaruh karena penghijauan dibantaran sungai akan terganggu. Penghijauan lebih difokuskan didaerah hulu sungai agar akar-akar pohon akan mencegah atau mengurangi terjadinya erosi.
                Maka dari itu, upaya tersebut tidak akan berjalan lancar apabila tanpa pertisipasi warga Sumatera Selatan atau warga yang tinggal didekat sungai. Karena dampak yang ditimbulkan dari setiap pembuangan kesungai sangatlah buruk, hal ini akan mengganggu ekosistem Sungai Musi itu sendiri. Tanaman eceng gondok yang terlalu banyak dapat membuat ikan-ikan disungai mati dikarenakan tidak ada sela untuk mengambil udara/oksigen, limbah cair yang tidak diolah sebelum dibuang akan menyebakan air mengandung zat-zat kimia yang ujungnya dapat membuat ikan disungai mati, serta orang yang melakukan pembuangan feses langsung kesungai dapat membuat kesan buruk bagi sungai. Dan itu merupakan beberapa contoh sebab dan akibat rusaknya ekosistem sungai.
                Jadi, yang saya harapkan sebagai siswa sekaligus warga Sumatera Selatan adalah warga Sumatera Selatan ini sadar akan kebersihan sehingga tempat-tempat termasuk sungai Musi lebih bersih dan tetap menjadi objek wisata yang dikunjungi banyak orang.

 


Indah fitriyani
Kelas : X.6
Sman 5 Palembang